Pages

Selasa, 04 Mei 2010

Wasiat Luqmanulhakim

Syukuri Nikmat..!

Putraku..!
Seorang Luqmanul Hakim merupakan figur ayah yang baik dalam keluarganya, sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikannya sebagai ibroh atau contoh prilaku bagi manusia dalam mendidik anak-anaknya.

Tidak ada figur manusia biasa yang diceritakan dalam al-quran selain para nabi dan rasul sebagai contoh tauladan, kecuali Luqmanul Hakim yang khusus memiliki surat dengan namanya sendiri, yaitu surat luqman.

Bapak akan coba mengulang kembali ayat-ayat wasiat yang pernah diucapkan Luqman kepada anak-anaknya dalam QS. Luqman ayat 13, 14 dan 17

واذ قال لقمان لابنه وهو يعظه يبني لاتشرك بالله إن الشرك لظلم عظيم

(wa izd qoola lumanu libnihi wahua ya'izuhu ya bunayya la tusyrik billah, innassyirka lazhulmun azhiim)


13. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".

ووصينالانسان بوالديه حملته أمه وهنا على وهن وفصاله فى عامين أن اشكر لي ولوالديك الي المصير

( Wa wasshoinal insana bi walidaihi hamalthu ummuhu wahnan ala wahnin wafisholuhu fi 'aamaini anisykur lii wa liwalidaika ilayyal mashiir)


14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam Keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

Anak-anaku..
Ayat pertama di atas tertulis jelas bahwa pokok pertama dalam pendidikan anak dan keluarga adalah Tauhid, atau meng-Esa-kan Allah. Karena tauhid adalah pangkal dari segala amal ibadah yang kita kerjakan di dunia dalam mencari ridha Allah. Jangan sekali-kali kita menyekutukannya, sebab Allah akan sangat murka dan tidak akan mengampuni setiap hamba-Nya yang musyrik kepada-Nya. Ayat ini jelas dan tegas, tidak ada kompromi dalam melaksanakannya. Beriman dan bertauhidlah dengan benar.

Anak-anaku…
Ayat keduanya memerintahkan untuk berbakti kepada kedua orang tua, karena sebab mereka kita lahir ke dunia, semua manusia memiliki ibu bapak, kecuali cuma lima yang tidak memiliki orang tua di dunia ini. Salah satunya adalah Nabi Adam yang tidak memiliki ibu dan bapak. Oleh sebab itu keberadaan kedua orang tua dalam hal bakti seorang anak mendapat tingkat kedua setelah Allah dan Rasulnya. Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua, begitu juga sebaliknya. Maka jangan pernah mendurhakai mereka.

يابني أقم الصلاة وأمر بالمعروف وانه عن المنكر واصبر على ما أصابك , إن ذالك من عزم الأمور

(yaa bunayya.. aqimishsolaata wa'mur bil ma'ruufi wanha 'anil munkar wasbir 'alaa maa ashoobaka, inna zalika min 'azmil umuur)

17. Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu Termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

Anak-anaku..
Pekerjaan yang harus dilakukan setelah beriman dan berbakti adalah tiga perintah :

  1. Dirikan solat dengan sebenar-benarnya.
  2. Perintahkan kebaikan dan cegah kemunkaran.
  3. Bersabar dengan semua ujian baik dan buruk.

Bila ketiganya telah kita fahami dengan baik dan benar, maka laksanakanlah dengan semata-mata mengharap ridho-Nya.

ولا تصعر خدك للناس ولا تمش فى الأرض مرحا إن الله لايحب كل مختال فخور. واقصد فى مشيك واغضض من صوتك , إن أنكر الأصوات لصوت الحمير


( Walaa tusho'ir khoddaka linnasi walaa tamsi fil ardhi marohaa.. innaallaha laa yuhibbu kulla mukhtaalin fakhuur. waqsid fii masyika wagdud min shoutik, inna ankarol ashwaati lashoutul hamiiri)

18. Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

19. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.


Anak-anaku…
Wasiat selanjutnya, adalah hindari dan buang jauh-jauh rasa sombong, takabbur, dan angkuh, karena semua itu merupakan sifat setan yang selalu menggoda hati manusia untuk kufur dan kafir terhadap Allah. Biasanya ia menggoda ketika kita merasa dekat dengan Allah, ia datang dengan menempel pada rasa kita, sehingga kita merasa paling benar, paling baik, paling ta’at dan paling segalanya, sedangkan yang lain jauh di bawah kita. Karena sebenarnya itulah sifat setan yang sedang menggoda kita untuk terjerumus dalam sifat sombong. Barlindunglah hanya kepada Allah dari sifat yang demikian.

Wasiat terakhir dari tulisan ini adalah jangan kita berjalan seperti di tengah hutan seorang diri tanpa memiliki teman, jangan bersuara lebih keras dari nabi, jangan berteriak-teriak dalam berbicara, seakan orang lain adalah bujang kita yang seenaknya diperintah dan dimarahi. Berjalanlah dengan baik sesuai dengan aturan tanpa ada kesombongan, jangan membusungkan dada atau berjalan dengan bertolak pinggang. Semua itu merupakan sifat setan. Karena Allah mengatakan sejelek-jelek suara adalah suara keledai, karena keledai adalah binatang yang mirip kuda tapi tidak kuat dan secepat lari kuda, meringkik tapi tidak setangguh ringkikan kuda, mungkin keledai adalah binatang yang paling bodoh di antara binatang sejenisnya. Wallahu ‘alam.


Bangnas.